Sejarah dan Tempat Wisata Goa Jepang Biak

Goa Jepang Biak

Berbicara perang dunia ke-II, pulau Biak menjadi salah satu saksi dimana tempat terjadi pertempuran pasukan sekutu dan pasukan angkatan darat kekaisaran jepang ke-16. Hal ini dapat di buktikan banyaknya peninggalan-peninggalan alat-alat perang yang dapat di lihat sampai hari ini. Salah satu bukti peristiwa dan pengilannya ialah yang akan kita bahas pada artikel ini yaitu tentang Goa Jepang.

Goa Jepang hari ini di jadikan sebagai jepang pariwisata dan rekreasi, nama sebenarnya dari Goa Jepang sesuai dengan apa yang biasa di ucapkan orang masyarakat setempat “Abyab Binsari” artinya goa nenek. Goa ini terbentuk alami dan masyarakat sekitar tempat ini pada masa lalu biasanya mengambil air minum disini untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Masyarakat menyebutnya dengan nama Abyab Binsari karena dulu tempat ini di tempati oleh seorang nenek namun ketika tentara Jepang menempati tempat itu nenek itupun tidak ada dan namanya di sebut dengan goa Jepang.

Pelajaran Sejarah Goa Jepang

                        

Goa ini di gunakan pasukan Jepang sebagai markas persembunyian serta pusat logistik mereka ketika tiba disana pada tahun 1943 di bawah komando Kolone Kuzume, pada awalnya yang mendarat di tempat ini sekitara 10.000 pasukan yang tersebar di Biak Utara, Biak Barat, Biak Timur, Ambroben dan Supiori.

Pada tahun 1944 pasukan sekutu di bawa pimpinan Jendral Douglas McArthur mengetahui tempat persembunyian  pasukan Jepang dan menjatuhkan bom-bom serta drum-drum bahan bakar di atas goa binsari ini pada tanggal 7 Juni 1944 yang mengakibatkan korban jiwa kurang lebih 3.000 pasukan darat Jepang.

Sampai hari ini masih terlihat peningalan peralatan perang maupun tengkorak-tengkorak pasukan Jepang ataupun orang-orang yang tewas pada masa itu.

Bila kalian ingin mengetahui lebih dalam tentang apa yang pernah terjadi disini, bolehlah kalian buat jadwal liburan kesini supaya bisa bertanya langsun pada para penjaga gua Jepang ini atau masyarakat yang tinggal disekitar sini.

Goa Jepang Biak sebagai Tempat Wisata

         

Hari ini goa Binsari telah menjadi tempat wisata yang tetap menyimpan sejuta misteri sejarah yang amat dalam yang pernah terjadi itu, Gua ini tidak begitu jauh dari kota sehingga kalian yang suka traveling maupun yang hanya sekedar jalan-jalan dapat menempuh dengan mudah mengunakan motor maupun mobil.

Para pengunjung biasanya membayar tarif masuk Rp. 25.000 ketika kalian masuk di depan taman wisata ini terdapat berbagai peningalan alat-alat perang pada perang dunia ke-II, selain itu di tempat ini telah di sediakan pondok-pondok sebagai tempat peristiratahan pengunjung.

Orang yang datang berkunjung kesini biasanya menuruni beberapa anak tangga yang cukup terjal kebawa untuk dapat melihat langsung Gua Jepang Biak atau yang biasanya di sebut dengan Abyab Binsari oleh masyarakat setempat ini.  Pada bagian dalam terbakar akar-akar pohon yang menjuntai kebawah dan berbagai tumbuh-tumbuhan disekitarnya. Pada dasar Gua terdapat air yang kelihatan kebiru-biruan dan jernih.

Sayang sekali jika tempat ini tidak di rawat dengan baik semoga kedepannya pemerintah terus memperhatikan dengan serius tempat-tempat peningalan masa lalu seperti ini sebab tempat seperti Gua Jepang Biak dapat menjadi sumber pendapatan masyarakat dan juga pemerintah setempat.

Hal yang Menjadi Bahan Perhatian

-    Para pengunjung sebagai visitor yang baik tetap menjaga kebersihan dan keindah alamnya dengan tidak membuang sampah di sembarang tempat atau merusak barang-barang yang disekitar wisata Gua Jepang Biak ini.

-    Bila berkunjung kedalam gua ini jangan tergesah-gesah atau keburu-buru turung karena anak tangganya agak terjal supaya kalian tidak kepleset.

-    Tetap mematuhi aturan-aturan yang ada di lingkungan wisata

Lokasi Goa Binsari

Lokasi Goa Binsari ini berada di Distri Samofa, Kabupaten Biak Numfor. Kabupaten ini berada di kepulauan teluk cenderawasih atau laut utara dari Pulau Papua.

Terdapat beberapa tempat wisata yang panorama dan menarik perhatian para travel namun tidak di ketahui orang banyak seperti Pantai Bosnik, Pantai Batu Pecah dan lainnya yang tidak kalah indahnya. Sehingga sangat perlu perhatian dari pemerintah setempat dan masyarakat untuk mengelola dengan baik kedepannya.