Saat Melakukan Wisata Bali, Kunjungi Monumen Bersejarah Ini

Salah satu tujuan wisatawan saat melakukan wisata Bali adalah mengunjungi monumen bersejarah. Selain karena tempatnya yang indah, monumen tersebut juga memiliki nilai histori tinggi.


Saat melakukan Wisata Bali, kunjungi Monumen bersejarah ini

Bali memang dikenal sebagai pulau yang memiliki keindahan alam luar biasa. Mulai dari pantai, pegunungan, dan kulturnya sangat memanjakan mata. Tapi, banyak yang tidak sadar bahwa Bali memiliki sejarah panjang.

Terutama perannya dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya monumen bersejarah. Dalam monumen ini, menceritakan kejadian khusus pada masa tertentu.

Bagi pencinta sejarah, rasanya wajib mengunjungi monumen-monumen tersebut. Oleh sebab itu, di bawah ini kami akan memberikan rekomendasi monumen yang sangat layak untuk dikunjungi.


Mengenal Lebih Dekat Mengenai Monumen di Bali

Setiap paket wisata Bali pasti menyediakan kunjungan monumen pada list lokasi wisatanya. Peminat dari monumen juga tidak pernah sepi karena tempat ini memberikan kesan tersendiri kepada pengunjungnya.

Monumen adalah salah satu jenis bangunan yang ditujukan untuk memperingati suatu peristiwa atau mengenang tokoh tertentu. Sederhananya, monumen dibangun untuk menjadi sebuah kenangan.

Bahkan, bangunan ini bisa menjadi warisan budaya suatu tempat. Monumen sendiri dibangun dari latar belakang sejarang tempat tersebut. Misalnya saja di Bali, maka yang melatar belakangi monumen adalah sejarah Bali. Bangunan monumen dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu:

1. Monumen berupa landmark yang berupa penanda suatu kawasan tertentu. Bentuk landmark bisanya adalah kekayaan alam sekitar seperti lembah, danau, air terjun, dan lainnya.

2. Tugu merupakan jenis monumen yang sering ditemukan saat melakukan wisata Bali. Tugu sendiri adalah bangunan khusus yang dirancang penuh filosofis berdasarkan latar belakangnya.

3. Patung yang digunakan untuk memperingati tokoh tertentu. Biasanya adalah tokoh pahlawan yang sudah berjasa untuk suatu tempat tertentu.

4. Gerbang atau pelengkung kemenangan merupakan monumen yang biasanya didedikasikan untuk keberhasilan militer.

5. Makam juga merupakan suatu monumen untuk orang yang sudah meninggal. Makam yang dijadikan sebuah monumen biasanya adalah makam pahlawan atau raja di masa lalu.

6. Pilar atau tiang yang biasanya dikombinasikan dengan patung tokoh tertentu.


Rekomendasi Monumen Bersejarah di Tempat Wisata Bali

Di Bali sendiri banyak dibangun monumen bersejarah. Letaknya tersebar di berbagai daerah di pulau tersebut. Tentunya akan memakan banyak waktu jika Anda harus mengunjungi semuanya. Oleh sebab itu, di bawah ini kami akan memberikan rekomendasi monumen bersejarah di Bali yang wajib Anda kunjungi:


1. Monumen Perjuangan Kapten TNI Anak Agung Gede Anom Mudita

Monumen Perjuangan ini ditujukan untuk mengenang jasa Kapten Mudita yang tewas dalam serbuan NICA di Desa Penglipuran. Hal ini yang menjadi alasan monumen tersebut berlokasi tidak jauh dari Penglipuran.

Tepatnya di Kabupaten Bangli, Bali. Monumen ini berupa patung yang berdiri di atas pilar dan menjadi salah satu yang paling populer di paket wisata Bali karena memiliki desain arsitektur indah.

Untuk mengunjungi monumen ini Anda tidak dikenakan biaya masuk. Letaknya juga cukup strategis dan mudah diakses oleh siapa saja.


2. Monumen Tanah Aron

Monumen Tanah Aron terletak di Budakeling, Karangasem, Bali. Latar belakang yang menjadi alasan pembangunan monumen ini adalah pertempuran yang terjadi antara NICA dan pasukan militer Sunda Kecil.

Perang tersebut terjadi di Tanah Aron pada 6 Juli 1946 yang menghasilkan kemenangan untuk masyarakat Bali. Oleh sebab itu, pada tahun 1971 monumen ini dibangun untuk memperingati momen bersejarah tersebut.

Bentuk Monumen Tanah Aron adalah berupa patung dan pilar. Jam operasional tempat wisata Bali ini adalah setiap hari dari pukul 09.00 WITA hingga 17.00 WITA.


3. Monumen Operasi Lintas Laut Jawa-Bali

Monumen Operasi Lintas Laut Jawa-Bali terdapat di Desa Cekik, Kec. Malaya, Gilimanuk, Kab. Jembrana, Bali. Latar belakang pembangunan monumen ini adalah pertempuran antara TRI AL dengan Pasukan Belanda.

Pertempuran tersebut dipimpin oleh Kapten Markadi pada 4 April 1946. Taktik Belanda pada saat itu adalah melakukan blokade laut. Tapi, Pasukan Indonesia tetap bisa mengalahkannya.

Monumen ini dibangun dalam bentuk tugu yang dilengkapi dengan gerbang khas Bali. Anda bisa mengunjungi monumen ini setiap hari dari mulai pukul 07.00 WITA hingga 21.00 WITA.


4. Monumen Puputan Klungkung

Monumen Puputan Klungkung berupa taman kota yang indah dan cukup luas. Lokasinya berada di Kota Semarpura, Jl. Untung Senopati, Bali dan bisa dipilih pada paket wisata Bali.

Latar belakang pembangunan Monumen Puputan Klungkung adalah perang puputan di daerah Klungkung. Perang di wilayah ini dipimpin oleh Raja Klungkung, Ida I Dewa Agung Jambe, dan keluarganya.

Monumen ini berupa tugu besar dan terdapat pula pura di sekitarnya. Jam operasionalnya adalah pukul 10.00 WITA hingga 17.00 WITA dari Senin hingga Sabtu.


5. Taman Pujaan Bangsa Margarana

Taman Pujaan Bangsa Margarana merupakan monumen yang berlokasi di Banjar Kelaci, Desa Marga, Kab. Tabanan. Lokasi tersebut merupakan tempat gugurnya I Gusti Ngurahrai dan 94 pasukan lainnya.

Bentuk dari monumen di tempat wisata Bali ini berupa pemakaman untuk mengenang pahlawan yang sudah gugur. Taman Pujaan Bangsa Margarana buka setiap hari dari pukul 8.00 hingga 17.00 WITA.

Di antara banyaknya destinasi wisata di Bali, ternyata banyak manfaat yang bisa Anda peroleh ketika mengunjungi museum. Sebab, wawasan Anda terhadap sejarah akan semakin berkembang.

Mulai dari mengetahui nama tokoh pahlawan, rincian kejadian, dan timeline sejarahnya. Terlebih lagi hampir semua monumen di Bali menceritakan perjuangan pahlawan dalam mempertahankan kemerdekaan.

Secara tidak langsung, rasa nasionalitas Anda juga akan tergugah dan lebih mencintai negara ini. Tidak hanya itu saja, dengan mengunjungi museum Anda juga dapat melihat kultur budaya Bali secara lebih dalam.

Memang banyak monumen bersejarah di Bali tidak kalah cantik dari lokasi wisata populernya. Anda bisa membuktikannya sendiri dengan mengunjungi monumen di atas saat melakukan wisata Bali.